Panduan menjadi Dharmaduta:
- Membawa tema/topik tentang keseharian yang ringan dan bukan teori Dharma yang berat.
- Materi ceramah harus aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
- Materi ceramah tidak membawakan tema yang muluk-muluk.
- Durasi ceramah maksimal 60 menit, termasuk sesi tanya jawab.
- Harus menyesuaikan gaya/cara bicara dengan audiens. Audiens itu bermacam-macam, misalnya: masyarakat kota/desa, berpendidikan/tidak, orang tua/ibu-ibu/anak muda, pedagang/petani/nelayan, dll. Semakin Dharmaduta mengenal demografi audiens, itu semakin baik.
- Intonasi gaya/cara bicara jangan monoton, tetapi harus berirama—kadang tinggi, kadang rendah tergantung tema. Sertakan gerak mimik wajah dan tangan supaya tidak kaku.
- Tidak membaca teks/naskah ceramah.
- Jangan bicara yang menyinggung kelemahan fisik dari audiens.
- Harus menyapu pandangan ke seluruh sudut ruangan, ke depan/belakang dan ke kiri/kanan.
- Jangan membicarakan keunggulan/kelebihan diri sendiri.
- Jangan bicara bertele-tele dan berputar-putar pada materi yang ada.
- Gunakan tema/topik aktual yang terjadi sehari-hari di sekitar kita.
- Harus memperluas wawasan dengan banyak membaca, mendengar, dan melihat (buku, majalah, koran, TV, radio, medsos, dll.).
- Sesekali boleh menyelipkan humor yang pas dan sesuai tema/topik.
- Harus berani menghadapi audiens. Hal ini akan didapat berdasarkan pengalaman dan jam terbang, tidak bisa instan.
🙏🙏🙏
Admin

