Dharmaduta:

Panduan menjadi Dharmaduta:

Panduan menjadi Dharmaduta:

  1. Membawa tema/topik tentang keseharian yang ringan dan bukan teori Dharma yang berat.
  2. Materi ceramah harus aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Materi ceramah tidak membawakan tema yang muluk-muluk.
  4. Durasi ceramah maksimal 60 menit, termasuk sesi tanya jawab.
  5. Harus menyesuaikan gaya/cara bicara dengan audiens. Audiens itu bermacam-macam, misalnya: masyarakat kota/desa, berpendidikan/tidak, orang tua/ibu-ibu/anak muda, pedagang/petani/nelayan, dll. Semakin Dharmaduta mengenal demografi audiens, itu semakin baik.
  6. Intonasi gaya/cara bicara jangan monoton, tetapi harus berirama—kadang tinggi, kadang rendah tergantung tema. Sertakan gerak mimik wajah dan tangan supaya tidak kaku.
  7. Tidak membaca teks/naskah ceramah.
  8. Jangan bicara yang menyinggung kelemahan fisik dari audiens.
  9. Harus menyapu pandangan ke seluruh sudut ruangan, ke depan/belakang dan ke kiri/kanan.
  10. Jangan membicarakan keunggulan/kelebihan diri sendiri.
  11. Jangan bicara bertele-tele dan berputar-putar pada materi yang ada.
  12. Gunakan tema/topik aktual yang terjadi sehari-hari di sekitar kita.
  13. Harus memperluas wawasan dengan banyak membaca, mendengar, dan melihat (buku, majalah, koran, TV, radio, medsos, dll.).
  14. Sesekali boleh menyelipkan humor yang pas dan sesuai tema/topik.
  15. Harus berani menghadapi audiens. Hal ini akan didapat berdasarkan pengalaman dan jam terbang, tidak bisa instan.

🙏🙏🙏
Admin