Min Ziqian – Tidak Membenci Ibu Tirinya

Kisah dari 24 Anak Bakti / Ji Si Hauw /…

Min Ziqian adalah murid Konfusius yang dikenal sangat berbakti. Setelah ibu kandungnya meninggal, ayahnya menikah lagi. Sayangnya, ibu tirinya memperlakukannya dengan buruk dan tidak adil dibandingkan dengan kedua anak kandungnya sendiri. Min Ziqian sering kali harus menahan lapar, kedinginan, dan kesepian di rumahnya sendiri.

Puncak ketidakadilan itu terjadi saat musim dingin tiba. Ibu tirinya membuatkan pakaian berlapis kapas yang hangat untuk kedua anak kandungnya, namun untuk Min Ziqian, ia hanya memberikan pakaian yang diisi dengan rumput kering. Dari luar, pakaian itu tampak sama, tetapi bagi Min Ziqian, pakaian itu sama sekali tidak bisa menghalau hawa dingin yang menusuk tulang.

Suatu hari, sang ayah mengetahui perlakuan kejam tersebut dan marah besar, lalu berniat mengusir istrinya. Namun, Min Ziqian justru memohon kepada ayahnya agar tidak mengusir ibu tirinya. Ia berkata, "Jika Ibu pergi, tiga anak akan kedinginan. Jika Ibu tetap tinggal, hanya saya yang kedinginan."

Ketulusan hati Min Ziqian membuat ibu tirinya sangat tersentuh dan merasa malu. Sejak saat itu, ia pun bertobat dan memperlakukan Min Ziqian dengan kasih sayang yang sama seperti anak kandungnya sendiri.

Pesan Moral: Kebaikan dan ketulusan hati mampu melunakkan hati yang keras. Membalas perlakuan buruk dengan kasih sayang adalah bentuk kemuliaan yang sejati.

🙏🙏🙏
Admin