KONSELING PERKAWINANTRIDHARMA

Barusan ada teman yg chat WA menanyakan :Apakah & dimanakan…

Barusan ada teman yg chat WA menanyakan :
Apakah & dimanakan wihara / klenteng yg memiliki layanan Konseling Perkawinan ???

Ops !!!
Sy terperangah

Itu adalah salah satu saran sy kepada pengurus Wihara / Klenteng / Majelis.
Sejak belasan tahun lalu.

Lha, Umat Buddha juga kan mayoritas melalui siklus

  1. Lahir
  2. Remaja
  3. Pemuda
  4. Dewasa
  5. Orang Tua
  6. Sakit
  7. Meninggal

Umat Tridharma kan butuh :

  • Sandang
  • Pangan
  • Papan
  • Siraman Rohani
  • Kesehatan
  • Konseling Pribadi
  • Konseling Keluarga
  • Konseling Karir
  • Konseling Pendidikan
  • Konseling Perkawinan
  • Rasa Aman
  • Rasa Dicintai
  • Penghargaan

Pengurus wihara / klenteng / Majelis sdh memberikan pelayanan kepada target yang mana & dalam bidang spa ???

Umat Tridharma yang berhadapan dengan masalah keluarga juga banyak ( daerah & kota ).

Umat Tridharma yang bercerai juga ada.

Pandita / Dharmaduta yang bercerai juga ada. Dll masalah.

Jadi Single Parent juga ada.

Kalo di tempat ibadah tetangga biasanya ada layanan tersebut.

Pasangan yang akan menerima pemberkatan perkawinan itu wajib ikut kursus selama 12 bulan ( ? ).

Kalo lulus kursus perkawinan = dapet Sertifikat.

Dan bisa diberkati dimana saja ( jaringan tempat ibadah yang sama ).

Materi kursus perkawinan tersebut diantaranya adalah :

  1. Pokok Pokok Dasar Tridharma
  • Ajaran Buddha Mahayana
  • Ajaran Khong Hu Cu / Kongzi
  • Ajaran Lo Cu / Laozi / Tao
  1. Kekuatan Doa
  2. Sex & Reproduksi
  3. Kesehatan Mental / Jiwa
  4. Psikologi Keluarga ( Anak dll )
  5. Psikologi Pendidikan
  6. Manajenen Keuangan Keluarga
  7. Manajemen Konflik
  8. Membina Hubungan Baik dengan mertua / kakak ipar / adik ipar / keponakan
  9. Dll

Kursus perkawinan dengan materi-materi tersebut pun belom menjamin 100% akan perkawinan bahagia.

Kayaknya belon banyak yang melangkah ke arah sana ( ? ).

Semoga analisa sy salah.

Kalo kita belum bisa bikin kursus perkawinan selama setahun.

Kan kita bisa bikin kusus yang singkat, cuma 1 bulan ( 4 x pertemuan minggu @ 2 jam ).

Kursus perkawinan diadakan bukan per wihara / klenteng tapi per kabupaten / kota / propinsi.

Masih lebih penting bangun wihara / klenteng / bikin acara seremonial yang ngundang Pejabat supaya prestige ???

Semoga asumsi sy salah

😭😭😭

Tks
Admin