Sutra Bakti Seorang Anak

Sabda Hyang Buddha tentang Sutra Bakti Seorang Anak yang dikenal…

Sabda Hyang Buddha tentang Sutra Bakti Seorang Anak yang dikenal sebagai Fo Shuo Fu Mu En Zhong Nan Bao Jing ( Sutra Kasih Sayang Orang Tua dan Sulitnya Membalas Budi), menjelaskan besarnya pengorbanan orang tua sejak mengandung hingga membesarkan anak.

SIGALOVADA SUTRA dan MANGALA SUTRA

Dalam Sigalovada Sutra dan Mangala Sutra juga mengungkapkan tentang kewajiban dan bakti seorang anak / perumahtangga.

Dalam ajaran Buddha, membalas budi orang tua tidak hanya sekadar memberi makan secara fisik, tetapi juga membimbing mereka menuju jalan kebenaran ( Dharma ).

Dalam agama Buddha, Sutra Bakti Seorang Anak (dikenal juga sebagai Sutra Kebaikan Budi Orang Tua) berisi uraian tentang besarnya pengorbanan ibu dan ayah sejak mengandung hingga merawat anak, serta penjelasan bahwa membalas budi orang tua tidaklah mudah.

Dalam teks Buddhis, kewajiban seorang anak kepada orang tua dijabarkan melalui pedoman praktis.

  1. Mendukung Kebutuhan Fisik dan Finansial.
  2. Memberikan penghidupan yang layak, kenyamanan, dan merawat orang tua di masa senja.
  3. Memuliakan orang tua sebagai Buddha.  
  4. Memperlakukan orang tua dengan penuh cinta kasih (Maitri), kesabaran, dan rasa hormat yang mendalam, selayaknya Buddha yang hidup di dalam keluarga.
  5. Menggantikan atau meringankan beban pekerjaan sehari-hari orang tua.
  6. Menjaga Nama Baik dan Tradisi. Melanjutkan nilai-nilai luhur dan tradisi keluarga yang bermanfaat, serta menjaga nama baik keluarga.
  7. Setelah orang tua meninggal, anak wajib melakukan perbuatan bajik (seperti berdana, berpuasa, atau bermeditasi) dan melimpahkan jasa kebajikan tersebut kepada almarhum orang tua.