PERKAWINAN

PERKAWINAN

Merawat EtikaMenjaga BudayaMenghormat Leluhur PERKAWINAN Perkawinan adalah ikatan lahir &…

Merawat Etika
Menjaga Budaya
Menghormat Leluhur

PERKAWINAN

Perkawinan adalah ikatan lahir & batin antara lelaki & wanita dalam membentuk keluarga.

Kebahagian dengan menikah bukan satu satu nya syarat untuk mencapai kebahagiaan.

Menurut agama Buddha, seseorang tersebut tidak harus menikah.

Syarat perkawinan yang bahagia menurut agama Buddha adalah :

  1. Samma Saddha ( sebanding ketakinan )
  2. Samma Sila ( sebanding prilaku baik )
  3. Samma Cagga ( sebanding kedermawanan dana )
  4. Samma Panna ( sebanding kebijaksaan )

Karena nya dianjurka kedua mempelai memiliki agama yang sama.

Suami istri dengan agama yang sama pun, ada pontensi untuk bercerai bila syarat tersebut tidak dipenuhi.

Tidak ada pemberkatan perceraian sehingga tiap orang yang mao bercerai harus mengurus sendiri proses nya di Kantor Catatan Sipil & Pengadilan Negeri.

Agama Buddha menganjurkan untuk monogami & menghindari poligami karena poligami adalah salah satu wujud lobha ( keserakahan ) & tanha ( nafsu keinginan ).

Selain ke 4 syarat perkawinan bahagia, suatu perkawinan juga sangat ditentukan :

  1. Saling jujur ( dapat dipercaya antar pasangan, termasuk jujur tenteng masa lalu, sifat, penyakit, kebiasaan keluarga, penghasilan / pendapatan dll )
  2. Kommitment masing masing pasangan

Dianjurkan setiap pasangan yang mau melakukan proses pernikahan agar melalui tahap / proses pengenalan sifat & prilaku masing masing agar bisa saling mencocokkan.

Nabi Khong Hu Cu / Kongzi mengingatkan bahwa keluarga bahagia itu ibarat bunyi alat musik yang ditabuh dengan harmonis.

Sesungguh nya perkawinan tersebut bukan hanya menyatukan 2 orang saja tapi juga menyatukan 2 keluarga yang di dalam nya terdapat :

  1. Ayah ibu Mertua
  2. Kakek nenek mertua
  3. Kakak adik
  4. Paman bibi
  5. Keponakan
    Dari kedua belah pihak keluarga.

Bila semua hal tersebut sudah ok,
Itupun belum menjamin suatu keluarga akan hidup bahagia karena problem manusia selalu berkembang ( positif / negatif )..

Keluarga yamg bertambah anak otomatis juga akan tambah persoalan seperti :

  1. Penyakit anak
  2. Tumbuh kembang anak
  3. Pendidikan anak
  4. Pergaulan anak
  5. Hiburan anak
  6. Belum lagi harus menghadapi mertua / ipar yang toxid
  7. Menguasai Manajemen Marah sehingga dapat mengelola emosi.

Dalam Komunitas Tionghoa ada beberapa tradisi / adat yang buasanya di lakkan ssperti :

  1. Proses lamaran
  2. Sang Jit ( antar an )
  3. Sembahtang Sam Kai ( Tuhan / Tikong / Tao )
  4. Teh Pai
  5. Cio Tau ( suku tertentu )
  6. Undangan Resepsi
  7. Resepsi
    Sebaik nya kedua pihak keluarga merundingkan tahapan proses yang mana yang wajib & tidak wajib dilaksanakan

Khusus untuk resepsi ada bagus nya dicapai kesepakatan 2 keluarga tentang :

  1. Lokasi resepsi
  2. Pembiayaan persiapan pernikahan
  3. pembiayaan pernikahan
  4. Penerimaan uang / kado tamu

Kapan anda menikahkan anak ? /
Kapan anda sendiri akan nikah ?

Tx
🙏🙏🙏
Admin