DEWA LU BAN

DEWA LU BAN

DEWA LU BAN ( LU PAN ) Dewa Perkayuan (…

DEWA LU BAN ( LU PAN )

Dewa Perkayuan ( Pengrajin Kayu / Tukang Kayu / Pebisnis Furnitur )

Lu Ban / Lu Pan ( Hanzi : 鲁 班 ) ; ( 507 SM - 440 SM ) adalah seorang tukang kayu, insinyur, filsuf, penemu, ahli militer, negarawan yang berasal dari Mozi, lahir di Negara Lu, dan merupakan dewa pelindung dari arsitek dan tukang kayu. 

Dia dilahirkan dalam keluarga terkenal selama Periode Musim Semi dan Gugur ketika negara Tiongkok sedang dalam masa susah akibat kekacauan dari sebuah perang sipil antar kerajaan. 

Nama aslinya adalah Gong Shu Yi Zhi ( Hanzi: 公 輸 依 智 ). 

LU BAN ( LU PAN )

Lu Ban / Lu Pan ( Lu Ban Gong / Lu Pan Kong ) adalah dewa pelindung pertukangan, arsitektur, dan konstruksi kayu/batu dalam kepercayaan Tionghoa. 

Ia dihormati sebagai insinyur jenius yang menciptakan gergaji, payung, dan pesawat layang kayu. 

DEWA PARA PENGRAJIN / TUKANG KAYU / PEBISNIS FURNITUR : 

Dianggap pelindung usaha mebel, arsitektur, desain, dan pekerjaan tangan.

Legenda menyebutkan ia menciptakan gergaji, pesawat layang kayu, alat pertukangan, dan berbagai peralatan teknik.

TOKOH NYATA

Lu Ban / Lu Pan adalah tokoh nyata yang cerdik dan sangat terampil dalam pertukangan.

KLENTENG LU BAN ( LU PAN ) : 

Salah satu tempat ibadah di Jakarta yang diyakini dibangun tanpa paku oleh komunitas pengrajin kayu ( orang Guang Dong / Kong Hu ).

Klenteng Lu Ban ( Lu Pan ) di antara nya terdapat di :

1. Pinangsia. Glodok. Jakarta.

2. Jembatan Item. Pekojan. Jakarta

3. dll

Lu Ban Gong / Lu Pan Kong (Luang Gong) sering dimintai berkah oleh mereka yang bekerja di bidang konstruksi dan seni ukir.

Dia juga dikenal sebagai Gong Shu Ban ( 公 輸 班 ), Kung Shu Pen ( 公 輸 般 ) dan Kung Shu Pun ( 公 輸 盘 ). 

Namun, dia lebih dikenal sebagai Lu Ban / Lu Pan.

Lu Ban / Lu Pan juga terkenal karena prestasinya setelah menaklukan Negara Chu.

Menurut tradisi, dia bertanggung jawab untuk beberapa penemuan seperti yang tercatat pada Mozi bab 49 dan 50:

Tangga awan - tangga pengimbang untuk pengepungan gesit.

Jepitan kait dan pemukul - perahu pengimplementasi yang digunakan pada saat perang angkatan laut.

Pesawat layang yang terbuat dari kayu - Pesawat layang yang terbuat dari kayu tanpa tenaga mesin. Dapat melayang di udara selama tiga hari, dan terkait dengan pembuatan layangan kuno.

Masih ada juga penemuan yang amat berkontribusi lainnya, seperti alat untuk penguburan, kereta kayu yang memakai tenaga kuda dan kusir dan beberapa penemuan berbahan kayu lainnya yang dapat dilihat dari berbagai teks yang pada masa selanjutnya membuat Lu Ban dikenal sebagai seorang empu:

Kitab Garis Keturunan ( 世 本 ), ditulis pada sekitar abad ke-3 SM.

Kisah yang Menakjubkan ( 述 异 记 ), ditulis pada sekitar abad ke-5 oleh Ren Fang.

Dokumen Asli Warisan dan Negeri ( 事 物 纪 原 ), ditulis pada sekitar abad 11 oleh Gao Cheng.

Asal-Usul Penemuan ( 物 原 ), ditulis pada sekitar abad 15 oleh Luo Qi.

Risalah Lu Ban / Lu Pan ( 鲁 班 经 ), sebuah teks dikaitkan dengan Lu Ban / Lu Pan ditulis antara abad 13-15.

Patung Lu Ban / Lu Pan di Kelenteng Lu Ban / Lu Pan, Jakarta

Sejak 1987, “Penghargaan Lu Ban” juga dianugerahkan sebagai penghargaan tertinggi bidang konstruksi di Tiongkok. 

Sebuah monumen didirikan untuk mengenangnya di Kota Weifang (Dikenal sebagai kota layang-layang), berupa patung Lu Ban setinggi 7.8 meter.

Lu Ban Gong ( Lu Pan Kong ) banyak dipuja oleh umat Buddha Mahayana, Khong Hu Cu dan Tao.