Hok Tek Ceng Sin (Fu De Zheng Shen) adalah Dewa Bumi dan Kemakmuran dalam panteon kepercayaan tradisional Tionghoa yang dihormati secara luas oleh umat Taoisme, Buddha Mahayana, dan Khonghucu. Dipercaya menguasai rezeki, kesuburan, serta perlindungan tanah dan usaha, beliau menjadi sosok pelindung utama bagi masyarakat pedagang, petani, dan pelaku bisnis. Kedudukannya sangat dihormati karena melambangkan kearifan, keadilan, dan kemakmuran yang melimpah.
Asal-usulnya berasal dari beberapa versi sejarah dan legenda masyarakat Tionghoa:
• Versi Dinasti Zhou: Berasal dari tokoh nyata bernama Zhang Fu De (Thio Hok Tek) sekitar tahun 1134 SM.
Beliau adalah pejabat pajak yang sangat jujur, bijaksana, dan dicintai rakyat karena kebijakannya yang tidak pernah memberatkan warga miskin.
• Versi Dinasti Song: Berasal dari kisah Liu Zhi Chang (刘知常) asal Xiang Yang. Setelah tersesat di pegunungan dan mendalami ilmu spiritual hingga dijuluki Cao An Ju Shi, ia diundang ke istana oleh Kaisar Hui Zong dan dianugerahi gelar Dan Hua Chu Shi (丹華處士).
Gelar, Peran, dan Penggambaran
• Gelar: Dikenal sebagai Fu De Zheng Shen, Dewa Bumi, atau Toa Pek Kong.
• Peran: Menguasai tanah, memberikan berkah kemakmuran, dan melindungi usaha atau bisnis.
• Visualisasi: Digambarkan sebagai kakek berambut dan berjanggut putih dengan senyum ramah penuh welas asih. Sosoknya sering ditampilkan sedang duduk memegang Ru Yi (tongkat keberuntungan), Yuan Bao (uang kepeng/emas kuno), atau tongkat naga.
Posisi Altar: Di klenteng, altarnya diletakkan sejajar dengan Dewa Utama atau pada altar khusus—berbeda dengan Tu Di Gong (Dewa Tanah setempat) yang umumnya diletakkan di bawah (lantai).
SEJID :
- Sejid ( ulang tahun ) Hok Tek Ceng Sin / Fu De Zheng Sen dirayakan pada tanggal 2 bulan 2 penanggalan Im Yang Lek ( Lunisolar Calender)
- Sejid ( kesempurnaan ) dirayakan tanggal 14 bulan 8 penanggalan Im Yang Lek ( Lunisolar Calender )
PEMUJAAN :
Hok Tek Ceng Sin / Fu De Zheng Sen Banyak dipuja di kelenteng-kelenteng, terutama oleh pedagang, petani, dan masyarakat yang memohon keselamatan serta rezeki yang lancar.
Petikan Kitab Suci & Percontohan Klenteng
Dalam kitab suci Fu De Zheng Shen tertulis sebuah pesan moral:
"Jadi jutawan, hidupnya bahagia, semua disebabkan masa lampaunya. Tetapi sayang sekali kalau tidak berbudi hati, malapetaka pun akan membuntuti."
Hok Tek Ceng Sin / Fu De Zheng Sen sering kali dianggap sama dengan Da Bo Gong ( Tua Pe Kong ) di wilayah Asia Tenggara, meskipun secara tradisional ada sedikit perbedaan konteks wilayah kekuasaan.
Da Bo Gong ( Tua Pe Kong ) atau To Te Kong ( Tu Ti Pa Kung ) adalah dewa tanah lokal setempat.
Hok Tek Ceng Sin / Fu De Zheng Sen banyak dipuja dan dihormati oleh umat Buddha Mahayana, Khong Hu Cu dan Tao.
Klenteng Hok Tek Ceng Sin / Fu De Zheng Sen tersebar di banyak daerah seperti :
- Boen San Bio. Tangerang.
- Bio Hok Tek Ceng Sin. Kby Lama. Jakarta Selatan.
- Bio Hok Tek Ceng Sin. Karet. Jakarta Pusat.
- Hok Tek Bio. Gedong Panjang. Jakarta Bsrat.
- Hok Tek Bio. Salatiga.
- Liong Hok Bio. Magelang.
- Hok Tek Bio. Temangung.
- Hok Tek Tong. Parakan.
- Ho Hok Bio. Semarang.
- Hok Tek Bio. Jepara.
- Klenteng Toa Pe Kong. Tarakan. Kalimantan Utara.
- Hok Cing Bio. Palembang. Sumatera Selatan.
- Klenteng Hok Tek Ceng Sin. Belitung ( Bangka ).
- Klenteng Hok Tek Ceng Sin. Manado. Sulawesi Utara.
🙏🙏🙏
Admin

