Di tengah kota Singkawang ada satu rumah tua yang berusia 125 tahun ( di bangun tahun 1901 ) milik Keluarga Tjhia sehingga rumah tersebut terkenal sebagai Rumah Marga Tjhia.
Rumah tersebut adalah rumah kayu 2 tingkat yang pasti kokoh pada zaman nya.
Rumah tersebut punya banyak kamar untuk keluarga besar yang tinggal disitu dan di ruang tengah terdapat meja abu persembahyangan leluhur + meja altar dewa dewi.
Kini rumah tersebut hanya ramai penghuni pada saat Sin Cia saja, dimana seluruh anggota keluarga pulang kampung untuk berkumpul.
Rumah Marga Tjhia tersebut oleh Pemda Kota Singkawang sudah ditetepkan sebagai Cagar Budaya.
Sejenak saya ngayal, 100 tahun yang akan datang pada tahun 2126, keluarga saya seperti ?
Muncul pertanyaan :
1. Apakah mereka masih mengingat kongcoco makcoco nya ?
2. Apakah mereka masih mengunakan nama keluarga ?
3. Apakah mereka masih jadi orang Sam Kauw / San Jiao / Tridharma ?
4. Apakah mereka masih banyak buku buku tenteng Tridharma yang saya tinggalkan ?
5. Apakah umat Tridharma masih ada dan bertahan ?
6. Gimana sikon umat Buddha lainnya ? Apakah masih survive dari gempuran tetangga sebelah ?
7. Apakah banyak wihara / klenteng yang sudah jadi miseum ( cagar budaya ) ?
8. Wah .... masih banyak pertanyaan yang bergelayut di benak.
Kita manusia biasa, bukan Dewa, bukan Bodhisatva sehingga masih terikat dan belum bisa melepas 100% semua hal tersebut.
Cuma manusiawi aja bahwa saya ingin dikenang sebagai manusia apa ?
Tentu saja sebagai manusia biasa kita punya harapan diantara nya :
1. XYZ ( nama ) adalah umat Tridharma yang baik ( yang semoga bermanfaat bagi orang lain ) :* Lahir sebagai Tridharma * Hidup sebagai Tridharma * Mati sebagai Tridharma
2. Anak / Cucu / Buyut / Cicit masih menggunakan nama keluarga.
3. Mereka jadi orang baik yang berguna bagi masyarakat.
4. Mereka masih jadi orang Sam Kauw / San Jiao / Tridharma.
5. Umat Buddha dan Umat Tridharma masih berkembang baik.
6. Wihara / klenteng tidak jadi museum ( cagar budaya ).
7. Umat Buddha dan Umat Tridharma bisa tau lebih banyak lagi pemikiran Kwee Tek Hoay / Guo De Hoay tentang Tridharma di Nusantara ( Indonesia ).
Kalo anda, 100 tahun mendatang ingin dikenang sebagai ?
* Sebagai orang kaya sukses ?
* Sebagai orang pandai / pinter ?
* Sebagai seniman ulung ?
* Sebagai penyanyi ?
* Sebagai pelukis ?
* Sebagai pemahat ?
* Sebagai olahragawan handal ?
* Sebagai hair stylis piawai ?
* Sebagai peneliti akurat ?
* Sebagai guru / dosen teladan ?
* Sebagai karyawan telaten ?
* Sebagai sampah masyarakat ?
* Sebagai preman jagoan ?
* Sebagai bos mafia ?
* Sebagai pengangguran ?
* Sebagai ?
🙏🙏🙏
Admin

