KAMPUNG BARENGKOK

KAMPUNG BARENGKOK

Merawat EtikaMenjaga BudayaMenghornat Leluhur KAMPUNG BARENGKOK,OASIS TERPENCIL DI BOGOR BAGIAN…

Merawat Etika
Menjaga Budaya
Menghornat Leluhur

KAMPUNG BARENGKOK,
OASIS TERPENCIL DI BOGOR BAGIAN BARAT

Kampung Barengkok termasuk bagian dari Desa Batok, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor

Kampung Barengkok berada di Kabupaten Bogor sebelah Barat yang berbatasan dengan Kabupaten Tangerang.

Walaupun termasuk Kabupaten Bogor tapi cuaca dan nuansa nya mirip dengan Kabupaten Tangerang.

Disebut Kampung Barengkok karena kontur tanah dan daerah / jalan nya tidak lurus dan ber bengkok bengkok + turun naik.

MATA PENCAHARIAN

Sebagian besar Warga Kampung Barengkok ( + - 50 KK ) adalah termasuk golongan ekonomi menengah ke bawah dengan profesi mayoritas sebagai :

  1. Petani
  2. Buruh Tani
  3. Pencari Madu Hutan
  4. Pekerja Serabutan
  5. dll

Persawahan di Kampung Barengkok termasuk sawah tadah hujan yang mengandalkan menanam benih padi hanya saat musim hujan saja.

Pada musim kemarau maka pemandangan persawahan tersebut kering kerontang.

Selebihnya Kampung Barengkok hanya subur dengan tanaman / pohon keras yang nilai ekonomis nya rendah.

Warga Kampung Barengkok = 98% Peranakan Tionghoa yang tipikal nya mirip dengan Tionghoa Tangerang ( Cina Benteng / tidak sipit & tidak kuning langsat ) yang sudah ber akulturasi kuat dengan warga lokal.

Warga Tionghoa di Kampung Barengkok tersebut beragam yang berasal dari marga / se :

  1. The
  2. Lim
  3. Lie
  4. Tan
  5. Souw
  6. Thio
  7. Ong
  8. Pang
  9. Oey
  10. dll

BAHASA

Begitu juga dengan bahasa keseharian yang digunakan yaitu Bahasa Jakarta Betawi pinggiran + Sunda Pinggiran ( bukan bahasa Sunda halus ).

Warga Tionghoa di Kampung Barengkok tidak ada yang bisa berbahasa :

  • Mandarin
  • Hokkian
  • Hakka / Khe
  • Tio Ciu
  • Kanton
  • dll

Tapi selalu mengadakan persembahyangan :

  1. Sin Cia
  2. Cap Go Meh
  3. Ceng Beng ( Ziarah Kubur )
  4. Pecun ( Bacang )
  5. Cit Gwe ( Sembahyang Arwah Leluhur )
  6. Cioko ( Sembahyang Rebutan / Rampas untuk arwah terlantar
  7. Tiong Ciu ( Kue Bulan )
  8. Tangce ( Onde / Ronde )

PENDIDIKAN

Pendidikan mayoritas warga Kampung Barengkok adalah SD & SMP. Namun jarang yang lulus SMA / SMK & PT ( S1 ).

GEGER PECINAN 1740

Pada tahun 1740 terjadi peristiwa Geger Pecinan di Batavia yang menyebabkan hampir 10.000 orang Tionghoa mati dibantai & terbunuh oleh VOC Belanda.

Trus mayat nya di buang ke kali ( sungai ) sehingga kali itu disebut kali Angke karena merah dengan darah ( Bahasa Hokkian : Ang = Merah, Ke = Sungai ).

Karena peristiwa tersebut sehingga banyak orang Tionghoa melarikan diri untuk menyelamatkan keluarga ke :

  1. Bekasi
  2. Tangerang
  3. Depok
  4. Bogor
  5. Karawang

Sebagian ada yang melarikan diri hingga ke Kampung Barengkok yang terpencil.

KEC. TENJO,
BOGOR BAGIAN BARAT

Kampung Barengkok adalah kampung terpencil di Bogor sebelah Barat, Kecamatan Tenjo yang kontur daerah nya mirip lembah terpencil.

Kampung Barengkok berjarak sekitar dari :

  1. 15 km dari kota Kecamatan Tenjo. Kabupaten Bogor
  2. 8 km dari Stasiun KRL Cileujeut

AKSES JALAN

Lima tahun terakhir jalan desa menuju Kampung Barengkok sudah relatif bagus ( Lebar 3 m ) tapi sebelum tahun 2020 akses jalan menuju Kampung Barengkok itu rusak parah & ber batu kasar.

Perkampungan seputar Barengkok ( Barat Timur Utara Selatan ) adalah perkampungan non Tionghoa alias penduduk asli.

SAM KAUW BIO
( TITD MAITRI KARUNA )

Warga Kampung Barengkok yang terdiri dari sekitar 50 KK, sekitar nya 90 % ber agama Buddha ( Sam Kauw / San Jiao / Tridharma ).

Sejak tahun 2014 di Kampung Barengkok mulai berdiri Sam Kauw Bio ( TITD Maitri Karuna ) sehingga kebutuhan rohani warga mulai terlayani.

Sam Kauw Bio Barengkok ( TITD Maitri Karuna ) memberikan bimbingan rohani setiap :

  • Ce It ( Bulan Mati )
  • Cap Go ( Bulan Purnama )
  • Minggu ( pk 09.00 - 11.00 = Kebaktian Sekolah Minggu & Remaja )
  • Minggu ( pk. 13.00 - 15.00 = Kebaktian Umum ).

Setelah keberadaan Sam Kauw Bio / TITD Maitri Karuna ( 2014 ), kini di Kampung Barengkok juga berdiri beberapa saung meditasi yang didirikan oleh warga luar ( non Barengkok ).

Di Kampung Barengkok sejak tahun 2020 Pengurus Sam Kauw Bio ( TITD Maitri Karuna ) dengan dukungan para donatur dari berbagai daerah telah menyediakan lahan pemakaman / kuburan gratis untuk umum ( semua agama ), bukan hanya untuk warga Kampung Barengkok saja.

Yuk
Kita berkunjung ke Kampung Barengkok.

Tks
🙏🙏🙏
Admin