KLENTENG HOK TEK ( SIU SAN TENG ) DI JAMBI. SUMATERA

KLENTENG HOK TEK ( SIU SAN TENG ) DI JAMBI. SUMATERA

Merawat EtikaMenjaga BudayaMenghormat Leluhur KLENTENG HOK TEK( SIU SAN TENG…

Merawat Etika
Menjaga Budaya
Menghormat Leluhur

KLENTENG HOK TEK
( SIU SAN TENG )
DI JAMBI. SUMATERA

Klenteng Hok Tek (Siu San Teng) di Kota Jambi adalah klenteng tertua, dibangun sekitar tahun 1800-an (sumber lain menyebutkan 1838 M) oleh komunitas Tionghoa awal.

Klenteng Hok Tek ( Siu San Teng ) ini didirikan untuk menghormati Dewa Hok Tek Ceng Sin / Fu De Zeng Sen ( Dewa Pertanahan, Dewa Bumi, Dewa Perdagangan ).

Terletak di kawasan Beringin, Pasar, Klenteng Hok Tek ( Siu San Teng ) ini menjadi saksi sejarah masuknya warga Tionghoa ke Jambi dan kini ditetapkan sebagai cagar budaya yang dilindungi.

Beberapa klenteng terkenal di Jambi antara lain :

  • Kelenteng Hok Tek (Siu San Teng) di Pasar Jambi sebagai yang tertua (sekitar tahun 1800) dan
  • Kelenteng Leng Chun Keng di Talang Jauh.

Klenteng klenteng tersebut merupakan pusat ibadah Tri Dharma ( TITD ) dan saksi sejarah komunitas Tionghoa di kota tersebut.

KLENTENG HOK TEK ( SIU SAN TENG ) DIBANGUN AWAL TAHUN 1.800 AN

Dibangun sekitar awal abad ke-19 (sekitar tahun 1800-an).

Tempat ibadah utama komunitas Tionghoa yang bermigrasi ke Jambi.

CAGAR BUDAYA

Klenteng Hok Tek ( Siu San Teng ) merupakan situs cagar budaya peninggalan peradaban Tionghoa di Jambi.

Sebagai Cagar Budaya, klenteng ini dilindungi oleh Dinas Kebudayaan Propinsi Jambi.

Klenteng Hok Tek ( Siu San Teng ) ini memiliki konstruksi tembok dan masih berfungsi sebagai tempat ibadah dan pusat komunitas hingga kini.

KLENTENG HOK TEK ( SIU SAN TENG )

Klenteng Hok Tek ini juga dikenal dengan nama Siu San Theng adalah salah satu tempat ibadah utama dan pusat perayaan budaya Tionghoa yang penting di Kota Jambi, khususnya saat Tahun Baru Imlek.

Namun dalam kurun 1 dekade terakhir klenteng tersebut hanya ramai umat yang bersembahyang menjelang Perayaan Sin Cia ( Tahun Baru Im Yang Lek ) saja.

Sedangkan pada saat Ce It ( Bulan Mati ) dan Cap Go ( Bulan Purnama ) serta perayaan lain klenteng trrsebut terlihat sepi pengunjung.

SANGAT DISAYANGKAN

Sangat disayangkan konon sepi nya pengunjung ( umat ) tersebut disebabkan banyak umat & generasi muda Tionghoa yang sudah berpindah keyakinan.
😭😭😭

LOKASI

Terletak di kawasan bersejarah, kelenteng ini menjadi pusat kegiatan keagamaan, doa keselamatan, dan pelestarian budaya komunitas Tionghoa di Jambi.

Terletak di Jl. Jalan Husni Thamrin, Beringin, Pasar, Kota Jambi.

PUSAT IBADAH SIN CIA

Pusat Ibadah Imlek: Klenteng ini dipadati umat Tionghoa di Kota Jambi untuk bersembahyang memohon keselamatan dan berkah, khususnya selama perayaan Imlek

SIMBOL

Menjadi simbol keberagaman dan tempat berinteraksi komunitas Tionghoa di Jambi.

CANDI MUARO JAMBI

Candi Muaro Jambi diperkirakan dibangun antara abad ke-7 hingga ke-13 Masehi (atau beberapa sumber menyebut abad ke-4 hingga ke-12 Masehi).

Kompleks ini merupakan pusat pendidikan dan agama Buddha ( terutama Mahayana / Tantrayana ) terbesar di Sumatera, peninggalan Kerajaan Melayu dan Sriwijaya, terletak di Desa Muaro Jambi,

Candi Muaro Jambi (Jambi): Abad ke-7 – 13 M, peninggalan Kerajaan Melayu & Sriwijaya, pusat studi Buddha ( Mahayana / Tantrayana )

Ayo kita berkunjung ke Jambi.

Tks
🙏🙏🙏
Admin