Lao Laizi – Menghibur Orang Tuanya

Pada Zaman Musim Semi dan Musim Gugur, hiduplah seorang pria…

Pada Zaman Musim Semi dan Musim Gugur, hiduplah seorang pria bernama Lao Laizi yang dikenal karena bakti luar biasanya kepada orang tuanya. Meskipun ia sendiri sudah berusia tujuh puluh tahun, ia tetap dengan tekun melayani kedua orang tuanya yang sudah sangat lanjut usia. Dengan penuh kasih, ia memastikan kenyamanan fisik mereka, mulai dari menjaga suhu ruangan agar tetap hangat atau sejuk hingga menyediakan makanan yang lembut agar mudah dicerna.
Lao Laizi memahami bahwa kesehatan mental orang tua sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Suatu ketika, ia merasa sedih melihat orang tuanya meratap karena merasa masa tua mereka sudah dekat. Demi menghibur hati orang tuanya dan membuat mereka lupa akan usia, Lao Laizi memutuskan untuk melakukan tindakan yang tidak biasa. Ia mengenakan pakaian anak-anak yang penuh warna, membawa mainan, dan meniru tingkah laku bocah kecil yang jenaka.
Dengan penuh semangat, ia menari, bernyanyi, dan sengaja melakukan aksi konyol, seperti berpura-pura jatuh hingga air yang dibawanya tumpah. Upaya tersebut selalu berhasil membuat orang tuanya tertawa lepas dan melupakan kesedihan mereka. Bagi Lao Laizi, berbakti bukan sekadar mencukupi kebutuhan materi, melainkan juga menghadirkan kebahagiaan dan keceriaan bagi orang tua di masa senja mereka.


Pesan Moral:
Bakti seorang anak tidak hanya diwujudkan melalui pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga melalui ketulusan dalam menjaga kebahagiaan dan ketenangan hati orang tua hingga usia lanjut