MACOPO / MAZU
Dewi Mazu (Lin Mo Niang) adalah dewi pelindung laut dalam kepercayaan Tionghoa, yang diyakini berasal dari seorang wanita manusia suci di Fujian, Tiong kok, pada abad ke-10.
Dikenal karena kecerdasan, kemampuan berenang, dan tindakannya menolong nelayan,
ia naik ke langit menjadi dewi setelah meninggal.
Berikut adalah poin-poin penting dalam riwayatnya:
Asal-usul:
Lahir dengan nama Lin Mo Niang ( 林 默 娘 ) di Pulau Meizhou, Fujian, pada tgl 23 bulan 3 Im Yang Lek thn 960 M
Sejak kecil dikenal sangat cerdas, mahir berenang, dan rajin beribadah.
Kekuatan Ajaib:
Diyakini memiliki kemampuan meramal cuaca dan menolong nelayan yang karam di laut.
Kematian dan menjadi Dewi:
Menurut legenda, ia naik ke langit di usia 28 tahun.
Pada tahun 987 M tgl 9 bulan 9 Im Yang Lek beliau dinobatkan sebagai dewi pelindung, ditandai dengan awan berwarna-warni di langit.
Penghormatan:
Dikenal sebagai Tian Shang Sheng Mu (Permaisuri Langit) atau Mazu, ia dipuja luas di pesisir Tiongkok, Taiwan, dan Asia Tenggara.
Mazu sangat dihormati oleh komunitas nelayan dan pelaut karena ia diyakini memberkati keselamatan saat berlayar.
Beliau dikenal sebagai :
* Tian Shang Sheng Mu ( dialek Mandarin )
* Tian Sang Seng Bo ( dialek Hokkian )
* Tin Hau / Ratu Surgawi ( dialek Kanton )
* Ma Zu ( dialek Mandarin )
* Ma Co Po / Nenek Buyut ( dialek Hokkian )
* Bunda Suci Langit
* Putri Langit
* Permaisuri Surgawi
* Dewi Samudera
* Dewi Pelindung Laut ( Pelaut & Nelayan )
* Terlahir dengan nama : Lin Mo Niang / Lim Bik Nio
* Nama keluarga = Lin / Lim
* Nama = Mo / Bik = Diam ; Niang / Nio = Putri = Nona
* Mo Niang / Bik Nio = Putri Pendiam
* Sejid kelahiran : tgl 23 bln 3 Im Yang Lek thn 960 M. Lahir di Pulau Meizhou. Fujian. Zaman Dinasti Song
* Sejid Mencapai Kesempurnaan : tgl 9 bln 9 Im Yang Lek thn 987 M
Mazu ( Macopo ) banyak dipuja oleh umat Buddha Mahayana / Khong Hu Cu / Tao.
Klenteng Mazu / Macopo diantara nya adalah :
1. Mazu Bio. Tangerang. Banten.
2. Wihara Dewi Samudera ( Macopo ). Bandengan Selatan. Jakarta Barat
3. Tjoe Tik Kiong. Pasuruan. Jawa Timur.
4. Tjoe Hwie Kiong. Kediri. Jawa Timur.

