SAM KAUW SENG JIN /SAN JIAO SENG REN / TIGA GURU AGUNG MULIA

Sesungguh nya Sam Kauw Seng Jin / San Jiao Seng…

Sesungguh nya Sam Kauw Seng Jin / San Jiao Seng Ren itu tidak tepat di terjemahkan sebagai Trinabi.

Lebih tepat = Tiga Guru Agung Mulia

Trinabi itu terjemahan untuk umum supaya gampang di mengerti oleh umat awam pada zaman Orde Baru ( Era Rezim Prediden Soeharto ).

Tridharma bukan agama Samawi / Agama wahyu / Agama abrahamik yang di turunkan kepada Nabi oleh Tuhan.

Tidak ada Nabi dalam Tridharma.

Adanya adalah Seng Jin / Seng Ren / Guru Agung Mulia.

Sam Kauw Seng Jin / San Jiao Seng Ren mendapat pencerahan atas upaya sendiri

Permohonan doa dalam Doa Tridharma harus di artikan bahwa kita mohon kepada Alam Semesta / Tian / Tao / Shang Di.

Di dalam Tridharma tidak ada sosok Tuhan yang personal.

Trus Sam Kauw Seng Jin / San Jiao Seng Ren memberi petunjuk dan berkah dll via pelaksanaan Ajaran Tridharma sebagai akibat dari praktek Co Ho Sim dan Co Kong Tek

Doa yang kita panjatkan adalah menyamakan frekuensi agar kita dan Sam Kauw Seng Jin / San Jiao Seng Ren ada dalam satu frekuensi sehingga mahluk yang lebih tinggi entitas nya memberkahi kita seperti Posat dan Sinbeng / Dewa Dewi ( Kongco Makco ).

Sam Kauw Seng Jin / San Jiao Seng Ren sudah lepas dari duniawi ( mencapai pencerahan / kesucian paripurna / manunggal ing kawula gusti / bersatu dengan keabadian ) sehingga tidak bisa berhubungan dengan manusia.

Dalam agama Buddha ada Trisarana ( Tiga Perlindungan ).

Trus Tridharma juga ada San Kui ( Tiga Perlindungan ) :

1. Berlindung kepada Buddha

2. Berlindung kepada Khong Hu Cu / Kongzi

3. Berlindung kepada Locu / Laozi

Itu harus dimaknai sebagai kita berlindung kepada Tridharma sebagai ajaran Tridharma dan melaksanakan ajaran Tridharma.

Bukan berlindung kepada person / pribadi.

Narasi dalam Dharmaniyoga ( Panduan Upacara ) adalah kebanyakan narasi cocokologi ( disesuaikan / disama samakan ) dengan Agama Abrahamic / Agama Samawi / Agama Wahyu sehingga harus dicari kata yang lebih pas.

Dalam ajaran Buddhis itu,

1. Berlindung kepada Buddha. Buddha sebagai Kesucian yang dapat dicapai semua mahluk yang melaksanakan Dharma. Bukan berlindung kepada sosok Buddha Gautama ( Sakyamuni Buddha ).

2. Berlindung kepada Dharma = Berlindung kepada ajaran

3. Berlindung kepada Sangha bukan kepada person Bhante / Organisasi Sangha. Sangha disini adalah Arya Sangha yang sudah jadi Buddha

Dharmaniyoga adalah panduan upacara yang bisa dirubah sesuai sikon pada zaman nya.

Setiap zaman ada masa nya.

Setiap masa ada zamannya.

🙏🙏🙏
Admin